Senin, 07 Mei 2012

STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK





STRATEGI PEMBELAJARAN
TEMATIK
Makalah Ini Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Pada Mata Kuliah 
Pembelajaran Tematik




Disusun Oleh:
Nursid Choirul Huda   (210609051)

Dosen Pengampu:
Kurnia Hidayati, M. Pd

JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PONOROGO
2012



 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Model pembelajaran Tematik merupakan model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa
Pembelajaran Tematik menawarkan model-model pembelajaran yang menjadikan aktivitas pembelajaran itu relevan dan penuh makna bagi anak. Dalam pembelajaran Tematik ini terdapat berbagai macam model pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru dalam menyampaikan tujuan.
B.  Rumusan Masalah
  1. Pengertian
  2. Prosedur kegiatan pembelajaran tematik
3.      Untuk menyusun strategi yang benar maka harus dikenal beberapa spesifikasi Pembelajaran Tematik sebagai berikut, diantaranya:


BAB II
PEMBAHASAN
STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK
A.   Pengertian
Strategi pembelajaran tematik adalah perpaduan dari urutan kegiatan, cara pengorganisasian materi pelajaran dan siswa-siswi, peralatan dan bahan, serta waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. [1]
Pembelajaran Tematik adalah merupakan suatu bentuk model pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk  memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa.
Keterpaduan dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari beberapa aspek :[2]
▪   aspek proses atau waktu,
▪   aspek kurikulum dan
▪   aspek belajar mengajar
Pembelajaran Tematik lebih mengutamakan pengalaman belajar siswa, yakni melalui belajar yang menyenangkan tanpa tekanan dan ketakutan, tetapi tetap bermakna bagi siswa.
Dalam menanamkan konsep atau pengetahuan dan keterampilan, siswa tidak harus diberi latihan hafalan berulang-ulang ( drill ), tetapi ia belajar melalui latihan pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Ada proses interaksi penalaran, menghubungkan mata pelajaran yang satu dengan mata pelajaran yang lain.
Bentuk pembelajaran ini dikenal dengan pembelajaran terpadu, dan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kejiwaan siswa.
B.   Prosedur kegiatan pembelajaran tematik[3]
1.      Kegiatan Awal
Menginformasikan tema sub tema yang akan dipelajari, menjelaskan tujuan dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
2.      Kegiatan inti
Memberikan pertanyaan pemandu yang berfungsi untuk membangkitkan materi pembelajaran, memberikan tugas atau kegiatan kepada siswa-siswi yang terkait dengan tema dan mengutamakan perolehan pengalaman langsung pada diri siswa-siswi, memberikan laporan hasil kegiatan siswa-siswi dan melakukan penguatan dengan membahas bersama-sama kegiatan yang telah dilakukan siswa-siswi.
3.      Kegiatan Akhir
Merumuskan kesimpulan akhir dari sub tema atau topik yang dibahas dan melakukan posttest.
C.     Untuk menyusun strategi yang benar maka harus dikenal beberapa spesifikasi Pembelajaran Tematik sebagai berikut, diantaranya:[4]
1.      Ciri-Ciri
Sesuai dengan perkembangan fisik dan mental siswa kelas I, II dan III pembelajaran pada tahap ini haruslah mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, diantaranya:
a)      Berpusat pada anak
b)      Memberikan pengalamana langsung
c)      Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas
d)      Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran
e)      Bersifat fleksibel
f)        Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuiai dengan minat , dan kebutuhan anak
2.      Kekuatan
Pembelajaran Tematik mempunyai kekuatan sebagai berikut, diantaranya:
a)      Pengalaman dan kegiatan belajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak
b)      Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak
c)      Hasil belajar akan bertahan lebih lama karena lebih berkesan dan bermakna
d)      Mengembangkan keterampilan berpikir siswa sesuai dengan permasalahan yang dihadapi dan
e)      Menumbuhkan keterampilan sosial dalam bekerjasama, toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
3.      Manfaat
Dengan menggunakan tema, kegiatan pembelajaran akan mendorong beberapa hal bermanfaat sebagai berikut, diantaranya:
a)      Siswa mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu
b)      Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi mata pelajaran dalam tema yang sama
c)      Pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan
d)      Kompetensi berbahasa bisa dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran lain dan pengalaman pribadi anak
e)      Anak lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas
f)        Anak lebih bergairah belajar karena mereka bisa berkomunikasi dalam situasi yang nyata, misalnya bertanya, bercerita, menulis deskripsi, menulis surat, dan sebagainya untuk mengembanglcan keterampilan berbahasa, sekaligus untuk mempelajari mata pelajaran lain
g)      Guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara terpadu dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam 2 atau 3 kali pertemuan. Waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan.


BAB III
KESIMPULAN

Pembelajaran Tematik adalah merupakan suatu bentuk model pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk  memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa.
Untuk menyusun strategi yang benar maka harus dikenal beberapa spesifikasi Pembelajaran Tematik sebagai berikut, diantaranya Ciri-Cirinya Sesuai dengan perkembangan fisik dan mental siswa kelas I, II dan III. Kekuatan Pembelajaran Tematik mempunyai kekuatan sebagai Pengalaman dan kegiatan belajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak dan Manfaatnya Dengan menggunakan tema, kegiatan pembelajaran akan mendorong Siswa mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Udin Syaefuddin Saud, dkk., Pembelajaran Terpadu (Bandung: UPI Press, 2006), 133. 
Paket Pembelajaran Tematik.Model Pembelajaran Tematik,LAPIS PGMI.


[2] Udin Syaefuddin Saud, dkk., Pembelajaran Terpadu (Bandung: UPI Press, 2006), 106.
[3] Paket Pembelajaran Tematik: Model Pembelajaran Tematik, LAPIS PGMI.

6 komentar:

latifah dwi lestari mengatakan...

tolong saudara jelaskan mengenai spesifikasi pada kekuatan poin b) Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak. dari latifah

lailatul_Badriyah mengatakan...

dari paparan makalah yang anda buat belum anda sebutkan strategi apa yang cocok untuk pembelajaran tematik?

Arlin Hermawati mengatakan...

apa yang membedakan antara strategi pembelajaran tematik dan strategi pembelajaran pada umumnya?

amida pgb gitu looch mengatakan...

tolong saudara jelaskan mengenai ketiga aspek tentang Keterpaduan dalam pembelajaran ini
▪ aspek proses atau waktu,
▪ aspek kurikulum dan
▪ aspek belajar mengajar
dari: dwi w

Intan Wijayanti mengatakan...

nurSyid?? Strategi apa yang menyenangkan untuk menutup pelajaran dalam tematik?

Tyasferi@yahoo.co.id mengatakan...

Dalam ciri penyusunan strategi tematik terdapat pemisahan mata pelajaran yang tidak begitu jelasa, tolong jelaskan??????

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host